Seleb

Apakah Aman dari Virus Corona Menerima Paket Online?

Menurut WHO aman

SEJAK diumumkan adanya kasus virus Corona (Covid-19) pada 2 Maret 2020, Indonesia semakin ke sini makin banyak warganya yang terpapar virus mematikan ini.

Situs Kawalcovid19.id memuat data pada Minggu (23/3/2020) sudah 514 warga di Indonesia yang terinfeksi virus Corona. Dari jumlah itu, 437 orang dalam perawatan, 29 orang sembuh dan 48 orang meninggal dunia.

Tentu kekhawatiran akan virus yang pertama kali muncul di kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, ini masuk ke segala sendi kehidupan, termasuk terhadap paket barang dari belanja online.

Kira-kira, kita perlu cemas tidak saat terima paket barang? .

Melihat keterangan dari World Health Organization (WHO) melalui situs who.int memuat penjelasan soal ini.

Menurut WHO, menerima paket dari area yang dilaporkan terdapat kasus virus Corona terbilang aman. Pasalnya, kemungkinan orang yang terinfeksi mengkontaminasi barang-barang paket terbilang rendah.

Risiko tertular Covid-19 dari paket yang telah dipindahkan, dibawa bepergian dan telah melewati berbagai kondisi dan juga suhu terbilang rendah.

Selain itu, kidshealth.org memperkuat pendapat WHO bahwa tidak ada bukti bahwa seseorang bisa terinfeksi lewat surat atau paket.

Risiko sangat rendah karena surat dan paket biasanya dikirim selama beberapa hari atau minggu dan kemungkinan besar virus tidak akan hidup.

Namun, ide yang baik untuk cuci tangan setelah mendapat paket. Buka dan bukang paket daur ulang di luar, lalu segera cuci tangan saat kembali ke rumah.

“Virus Corona bisa menyebar lewat makanan kemasan atau produk hewani. Penting untuk menjalani prosedur keamanan pangan yang baik, seperti memperlakukan daging mentah dengan hati-hati dan tidak mengonsumsi produk hewani mentah atau setengah matang,” terangnya.

Sumber : uzone

 

Redaksi
Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: