Rupa-Rupa

Twitter Bersih-bersih ‘Akun Buzzer’ di Sejumlah Negara, Termasuk Indonesia

tingkatkan pencegahan penyalahgunaan pada platformnya

BATAMINO — Twitter dan raksasa media sosial lainnya saat ini berada dalam tekanan untuk bersih-bersih berita bohong atau ujaran kebencian yang disebarkan di platform mereka. Pengawasan meningkat dengan menyebarnya berita bohong terkait virus corona (COVID-19).

Untuk itu, Twitter menghapus ribuan Akun Buzzer yang berasal dari Mesir, Arab Saudi, Honduras, Serbia, dan Indonesia.

Twitter mengatakan mereka menghapus akun karena mereka melanggar kebijakannya dan melakukan tindakan yang merusak pembicaraan publik. Twitter mengambil 2.541 akun di jaringan El Fagr yang berbasis di Mesir karena itu membuat akun palsu untuk memperkuat pesan-pesan penting Iran, Qatar, dan Turki.

“Informasi yang kami peroleh secara eksternal menunjukkan pihaknya mengambil arahan dari pemerintah Mesir,” kata Twitter, dilansir dari laman Reuters, Jumat (3/4).

Di tempat lain, Twitter menghapus 3.104 akun palsu yang dibuat dari satu rentang IP di Honduras oleh seorang staf atas nama pemerintah untuk me-retweet akun presiden.

Terkait Indonesia, penelusuran yang didasarkan pada laporan situs investigasi Bellingcat tentang operasi informasi Indonesia yang menargetkan gerakan kemerdekaan Papua Barat mengantarkan Twitter untuk menghapus 795 akun palsu.

Twitter juga mencatat 5.350 akun yang terkait dengan Arab Saudi dan beroperasi di beberapa negara termasuk Arab Saudi, Mesir dan Uni Emirat Arab yang memiliki konten memuji kepemimpinan Saudi dan mengkritik Qatar serta aktivitas Turki di Yaman.

Sebanyak 8.558 akun yang berfungsi mempromosikan partai berkuasa Serbia dan pemimpinnya juga dihapus.

Sumber : akurat.co

Redaksi
Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: