HeadlineRupa-Rupa

5 Cara Aman Pakai Ponsel saat New Normal, Perlu Dibungkus Plastik?

ilustrasi

ISTILAH new normal semakin sering terselip di pembicaraan, termasuk di media sosial. Beberapa perusahaan atau instansi bahkan sudah memberikan tips alat-alat yang perlu dibawa untuk menghadapi new normal. Lantas, perlukah mengubah cara memakai ponsel dalam rangka menyambut new normal di tengah pandemi Corona (Covid-19)?

Bersihkan ponsel setiap kali pulang ke rumah

Ya! Kalian memang perlu menanamkan kebiasaan baru dalam menggunakan ponsel, yaitu membersihkannya secara rutin. Ponsel pintar adalah salah satu barang paling kotor, karena kalian sering menggenggam dan bahkan membawanya ke toilet, tempat kotoran dan bakteri berkumpul.

Mengutip Kaspersky dalam situs web resminya, pada suhu kamar, virus juga dapat bertahan dan tetap menular pada logam, gelas, keramik, dan plastik selama beberapa hari. Virus dapat menempel di ponsel pintar kalian dengan dua cara, yaitu melalui percikan batuk dari orang lain atau dari tangan kalian sendiri yang telah menyentuh banyak benda, mulai dari engsel pintu, tombol lift, dan lainnya.

Kalian lebih baik berasumsi bahwa virus dapat menular ketika kalian menggenggam ponsel pintar setelah menyentuh benda-benda lain tanpa mencuci tangan. Tangan juga bukan satu-satunya pengantar virus ke ponsel. Saat kalian menelepon, ponsel pintar bersentuhan dengan wajah dan telinga.

Cara terbaik untuk menjaga kebersihan ponsel saat new normal, yaitu menggunakan cairan disinfektan pada ponsel setiap kalian pulang ke rumah.

Bersihkan ponsel pakai kapas yang sudah dikasih disinfektan

Meski ponsel kalian tahan air dan debu, kalian tidak disarankan menuangkan disinfektan pada celah konektor, speaker, dan lainnya di ponsel. Sebagai gantinya, kalian bisa rendam kapas dalam cairan disinfektan, kemudian tiriskan. Lalu, lap permukaan ponsel secara perlahan dan tidak perlu menekan ponsel dengan keras.

Pembersih sinar UV-C

Kalian juga bisa membersihkan ponsel pintar menggunakan pembersih sinar UV-C. Alat ini bisa dipakai untuk menjangkau bagian sulit dan lubang-lubang kecil di smartphone.

Menyimpan ponsel dalam kantong plastik bersegel

Masih menurut Kaspersky, bila ingin memberikan perlindungan lebih pada ponsel dari Covid-19, kalian bisa menyimpan ponsel dalam kantong plastik bersegel (seperti kantong plastik obat) setiap kali pergi. Setelah itu, kalian perlu segera membuang kantong plastik tersebut. Sebelum memegang ponsel, kalian perlu mencuci tangan terlebih dahulu.

Dengan menyimpan ponsel dalam kantong plastik, virus akan menempel pada plastik. Meski plastik menutupi desain ponsel yang estetis, upaya ini dapat membuat ponsel aman dari virus.

Unduh aplikasi lacak positif Covid-19 di Indonesia

Untuk mendukung kelancaran aktivitas dalam new normal, kalian perlu mengunduh aplikasi PeduliLindungi.

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) telah mengembangkan aplikasi PeduliLindungi yang bisa melacak positif Covid-19 di Indonesia.

Aplikasi ini bekerja dengan menggunakan data yang diproduksi oleh gadget pengguna dengan bluetooth aktif untuk merekam informasi yang dibutuhkan.

Ketika ada gadget lain dalam radius bluetooth yang juga terdaftar di PeduliLindungi, maka akan terjadi pertukaran ID anonim yang akan direkam oleh gadget masing-masing.

PeduliLindungi selanjutnya akan mengidentifikasi orang-orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif COVID-19 atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pengawasan).

Sumber : uzone.id

Redaksi
Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: