BatamHeadline

Negatif, 6 Jamaah Tabligh WNA India Segera Dipulangkan

BATAMINFO — Hasli swab dari keenam jamaah tabligh WNA India yang kini masih menjalani karantina di RS Darurat Corona Galang, Batam, Kepulauan Riau, Negatif. Para pendakwah itu pun akan segera di pulangkan ke negaranya.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Covid 19 Kota Batam, Azril Apriansyah menjelakan, saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Imigrasi Batam, untuk memulangkan keenam jamaah tabligh WNA India tersebut.

“Kami lagi berkoordinasi dengan pihak Imigrasi, untuk langkah-langkahnya dan tekniknya yang sesuai dengan SOP,” sebut Azril.

Riwayat Perjalanan Ketujuh Jamaah Tabligh India ini di Batam

Seperti diberitakan sebelumnya, awalnya jumlah jamaah tabligh asal India ini 7 orang.

Mereka awalnya hendak beribadah di Masjid Baitul Rahman Sekupang.

Namun karena semua masjid dianjurkan untuk tidak menyelenggarakan kegiatan ibadah, terkait pemutusan mata rantai penyebaran Corona Covid 19 Kota Batam, maka ketijuh jamaah tabligh ini menginap di rumah penjaga masjid yang berjarak sekitar 200 meter dari masjid.

Salah seorang dari mereka mengalami sakit diabetes dan salah satu kakinya harus diamputasi di RS Budi Kemuliaan.

Setelah diamputasi, kondisinya sempat membaik dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit.

Namun selang beberapa hari, yang bersangkutan kembali demam dan luka amputasinya infeksi.

Oleh teman-temannya dan beberapa jamaah Batam, yang bersangkutan pun dibawa ke Puskesmas.

Di sana ia sempat dirawat dan karena memiliki gejala seperti corona, akhirnya juru dakwah itu pun diambil tes swab.

Hasilnya mengejutkan, ia dinyatakan POSITIF dan harus dirawat di RS Embung Fatimah.

Terkait hal tersebut, keenam temannya bersama empat jamaah Batam yang ikut mengantarkannya ke Puskesmas dan merawatnya selama ini, akhirnya dikarantina di RS Darurat Corona Galang.

Sementara itu, beberapa hari dirawat, WNA India berinisial SAA ini, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Kepala Dina Kesehatan Kota Batam, Dr Didi Kusmarjasi SPoG mengatakan, kondisi WNA India ini drop bukan saja karena serangan corona, tapi juga karena luka di kakinya kembali infeksi atau faktor penyakit Bawaan.

Jenazah SAA pun dimakamkan sesuai standar Corona Covid 19 di TPU Sei Temiang.

Kini keenam rekannya sesama pendakwah masih di RSD Corona Galang dan menunggu untuk dipulangkan ke negara asalnya.

Sumber : batamclick.com

Redaksi
Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: