Batam

Progres Pembangunan Rumah Sakit Khusus Corona di Batam

Area kedua adalah pembangunan tempat karantina baru

Progres pembangunan RS Corona di Batam. F:dok PUPR

BATAMINFO– Pemerintah akan membangun rumah sakit khusus untuk menangani pasien dengan kasus virus corona yang sudah menjangkit warga negara Indonesia. Kini rumah sakit tersebut sedang dikebut pembangunannya.

Rumah sakit tersebut adalah bangunan bekas yang pernah digunakan warga Vietnam eks pengungsi di Pulau Galang. Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga mengatakan kini pihaknya sedang mengerjakan pembersihan lokasi proyek.

“Jadi kita baru selesaikan area pengungsi Vietnam dibersihkan, itu sudah mulai sejak Minggu,” ungkap Danis di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2020).

Dia menjelaskan akan ada dua area yang dikerjakan, pertama bangunan bekas pengungsi eks Vietnam. Area kedua adalah pembangunan tempat karantina baru.

Di tempat bekas eks pengungsi Vietnam, dia mengatakan pihaknya akan memperbaiki dinding hingga plafon yang rusak. Mayoritas, bangunan itu masih bagus strukturnya.

“Di tempat yang bekas Vietnam itu, yang rusak plafon atau dinding kalau strukturnya sih bagus. Kita akan gunakan nanti zona pendukung,” kata Danis.

Kemudian, untuk area karantina baru, piihaknya sedang melakukan pembersihan lahan. Lalu saat ini juga sedang melakukan pengiriman material untuk pembangunan area karantina baru.

Setidaknya ada 120 modul beton yang dikirim lewat jalur laut dari pelabuhan Tanjung Priok. Lalu lewat jalur udara dengan pesawat herkules.

“Kalau zona baru kawasan baru proses land clearing pembersihan sudah berjalan dan juga pengiriman material precast mulai hari ini dikirimkan lewat udara pakai hercules dan pelabuhan dari Tanjung Priok dikirim. Ada 120 modul sudah dikirim ke pulau Galang,” jelas Danis.

Rumah sakit khusus corona ini sendiri mulai dibangun sejak Minggu 8 Maret yang lalu. Ditargetkan selesai pada 31 Maret 2020 mendatang.

Sumber : detik.com

Redaksi
Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: