HeadlineKepri

Tiga Bank di Indonesia Langsung Turunkan Suku Bunga Kartu Kredit

BATAMINFO — Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengaku suku bunga kartu kredit Indonesia tertinggi di seluruh dunia. Suku bunga yang diterapkan oleh perbankan kepada nasabah yakni berkisar 26,6 persen per tahun.

“Itu suku bunga kartu kredit Indonesia tertinggi seluruh dunia, 26,6 persen. Mbok diturunkan,” ujar Perry saat memberikan keterangan dalam Video Conference di Jakarta, Rabu (22/4).

Perry mengatakan, penurunan suku bunga di tengah pandemi Virus corona sangat penting dilakukan agar memberikan kemudahan berbelanja bagi masyarakat. Sehingga dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan.

“Bukan ngajarin ngutang lho ya. Tapi kan zaman lagi susah, jadi untuk mempermudah pembayaran virtual itu. Dalam masa seperti ini mbok ya suku bunga kartu kredit diturunkan,” katanya.

General Manager Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI), Steve Marta, membeberkan alasan suku bunga kartu kredit di Indonesia cukup tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh tingkat suku bunga dana dan suku bunga biaya dana atau cost of fund.

“Suku bunga kartu kredit tergantung dari beberapa hal. Salah satunya adalah tingkat suku bunga dana di negara itu sendiri. Suku bunga kartu kredit di Indonesia tergantung juga dengan besarnya suku bunga cost of fund,” ujar Steve kepada merdeka.com, Jakarta, Kamis (23/4).

Steve melanjutkan, selain karena kedua hal tersebut, suku bunga kartu kredit di setiap negara tidak selalu sama. Sebab, suku bunga kartu kredit sangat tergantung pada kondisi masing-masing negara.

“Suku bunga kartu kredit bukan berarti harus seragam di semua negara. Tetapi suku bunga kartu kredit akan mengikuti kondisi di masing-masing negaranya. Saya rasa sama hal nya dengan produk-produk lainnya,” paparnya.

Dia menambahkan, untuk penurunan suku bunga kartu kredit, Bank Indonesia telah memberi arahan agar perbankan secara bersama-sama menurunkan pada 1 Mei mendatang. “Bunga kartu kredit saja turun per tanggal 1 Mei 2020 seperti yang disampaikan BI,” tandasnya.

Saat ini, ada beberapa bank di Tanah Air yang langsung turunkan suku bunga kredit. Berikut detailnya.

Bank BRI

rev1

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengaku sudah siap untuk menyesuaikan skema bunga kartu kredit sesuai dengan kebijakan BI.

“Kebijakan ini bagus untuk menjaga sustainability dari bisnis kartu kredit sehingga BRI sudah siap untuk menyesuaikan skema kartu kredit sesuai dengan kebijakan BI per tanggal 1 Mei 2020,” kata Direktur Konsumer Bank BRI Handayani, kepada Liputan6.com.

Lanjut Handayani, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada nasabah melalui komunikasi digital, yakni e-mail, Sosial Media BRI, SMS atau WhatsApp blast, maupun secara langsung melalui contact center dan jaringan cabang di seluruh Indonesia.

“Nasabah pasti senang lah,” serunya, karena dengan penurunan bunga kartu kredit ini bisa membantu menggairahkan pembayaran pemegang kartu kredit.

Bank CIMB Niaga
niaga rev1

Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk Lani Darmawan menyampaikan bank sudah mulai sosialisasi kepada nasabahnya.

“Ya ini regulasi jadi kita penuhi. Kami sudah start sosialisasi ke nasabah, dengan tujuan regulator adalah untuk meringankan beban cicilan kartu kredit dalam masa sulit seperti saat ini,” kata Lani.

Sama halnya dengan Bank BRI, Bank CIMB Niaga juga melakukan pengumuman melalui e-mail, Pesan di rekening, website resmi, dan mobile banking CIMB Niaga.

Bank Mandiri
rev1

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang juga sudah menginformasikan terkait penurunan bunga kartu kredit, informasi itu mencakup perubahan suku bunga yang awalnya 2,25 persen menjadi 2 persen per bulan, serta biaya keterlambatan pembayaran yang sebelumnya 3 persen atau maksimal Rp150.000, untuk selanjutnya menjadi 1 persen atau Rp100.000 per 1 Mei 2020.

“Perubahan suku bunga mulai berlaku untuk transaksi Mandiri Kartu Kredit yang dilakukan sejak 1 Mei 2020. Pemberlakuan biaya keterlambatan pembayaran yang baru, berlaku untuk tagihan Mandiri Kartu Kredit yang jatuh tempo mulai 1 Mei 2020. Perubahan suku bunga berlaku untuk transaksi pembelanjaan dan penarikan tunai (cash advance),” tulis keterangan dari Bank Mandiri.

Sumber : merdeka.com

Redaksi
Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: