HeadlineSeleb

Jahe Merah Sang Primadona Sejak Pandemi Covid-19

jahe merah vs jahe biasa, bagaimana khasiatnya

JAHE atau Zingiber officinale Rosc benar-benar menjadi primadona sekarang ini. Sejak diviralkan manfaat tanaman herbal dari umbi-umbian dapat menangkal virus Covid-19 atau virus corona, jahe merah terutama, langsung diburu.

Aji mumpung. Pedagang pun mengambil kesempatan. Biasanya harga jahe merah hanya Rp3.000 per gram, sekarang sudah dijual Rp8.000 per gram, bahkan ada yang menjual Rp10.000,- gram. Itupun ketersediaannya terbatas.

Lantas, apa benar jahe merah dapat menangkal pandemic virus corona. Mungkin ada baiknya kita simak dulu, kandungan dan khasiat jahe merah.

Berikut tiga belas manfaat mengonsumsi jahe:

Kandungan Jahe Merah

Semua jenis jahe, termasuk jahe merah, secara umum memiliki kandungan yang sama. Jahe mengandung air, serat, karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral (fosfor, kalsium, dan besi). Selain itu, berikut berbagai kandungan vitamin dan senyawa dalam jahe:

  • Vitamin A
  • Vitamin B1 (tiamin)
  • Vitamin B3 (niasin)
  • Vitamin C
  • Enzim proteolitik
  • Zingibain
  • Minyak atsiri
  • Oleorosin
  • Gingerol
  • Fenolik

Sementara khusus untuk jahe merah, tanaman rimpang yang tampak kemerahan ini memiliki senyawa yang tak kalah bermanfaat untuk memelihara kesehatan. Berikut beberapa senyawa yang terkandung dalam jahe merah:

  • Shogaol
  • Gingerol
  • Zingeron
  • Capsaicin
  • Farnesene
  • Cineole
  • Caprylic acid
  • Aspartic
  • Linolenic acid
  • Gingerdione
  • Serat resin
  • Oleoresin
  • Minyak atsiri

Jahe Merah vs Jahe Putih

Jahe Merah

Sedangkan jahe merah bermanfaat untuk:

  • Menghangatkan Tubuh. Kandungan rasa pedas pada jahe sangat berguna untuk menghangatkan tubuh supaya terasa lebih nyaman, terutama di musim hujan.
  • Mengobati Sakit Kepala. Jahe mengandung kamfena, rasa pedas, dan efek hangat. Jahe merah bisa digunakan untuk meredakan sakit kepala.
  • Mencegah Inflamasi Usus. Komponen aktif zingeron pada jahe merah dapat menghambat enzim yang memicu radang pencernaan.
  • Memperkuat Kekebalan Tubuh. Ekstrak jahe merah dapat mencegah dan membunuh bakteri berbahaya dalam tubuh, sehingga sistem kekebalan tubuh akan jauh lebih kuat.
  • Mengobati Batuk: Kandungan minyak atsiri dalam jahe merah bermanfaat untuk mengatasi batuk, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.
  • Mengatasi Mual dan Meningkatkan Nafsu Makan. Salah satu efek dari jahe merah adalah untuk membantu menghilangkan gas ekstra di saluran usus yang membantu menghilangkan mual selama kehamilan atau kemoterapi. Jahe juga dapat meningkatkan nafsu makan.
  • Menurunkan Berat Badan: Jahe merah dijadikan pil sebagai suplemen makanan yang bermanfaat dalam memberikan efek kenyang yang lebih lama pada perut dan juga bagus untuk membakar kalori.
  • Menjaga Kondisi Jantung. Dengan rutin mengonsumsi jahe merah, terbukti mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida yang merupakan penyebab utama penyakit jantung.

Jahe Putih

Sedangkan jahe putih bermanfaat untuk:

  • Bahan aktif dalam jahe dapat membantu memerangi infeksi. Gingerol, zat bioaktif dalam jahe segar, dapat membantu menurunkan risiko infeksi. Ekstrak jahe juga dapat menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri. Ini sangat efektif melawan bakteri mulut yang dihubungkan dengan penyakit radang pada gusi, seperti gingivitis dan periodontitis. Jahe segar juga efektif melawan virus RSV, penyebab umum infeksi pernapasan.
  • Meningkatkan fungsi otak dan melindungi terhadap penyakit alzheimer. Stres oksidatif dan peradangan kronis dapat mempercepat proses penuaan. Mereka diyakini sebagai pendorong utama penyakit Alzheimer dan penurunan kognitif terkait usia. Jahe dapat meningkatkan fungsi otak secara langsung.
  • Jahe mengandung zat yang dapat membantu mencegah kanker. Penyakit ini merupakan penyakit yang sangat serius dan ditandai dengan pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkontrol. Ekstrak jahe dianggap dapat menjadi pengobatan alternatif untuk beberapa jenis kanker. Sifat anti-kanker dikaitkan dengan suatu zat yang ditemukan dalam jumlah besar pada jahe mentah.
  • Menenangkan otot yang sakit. Sebenarnya Jahe tidak akan menghilangkan rasa sakit otot, tapi mungkin akan meredakan rasa sakit untuk beberapa waktu. Biasanya orang yang sakit otot akibat olahraga dengan mengonsumsi jahe menjadi lebih reda rasa sakitnya pada hari berikutnya.

Kata Ahli tentang Jahe Merah

Kepala Kelompok Penelitian Center for Drug Discovery and Development Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Masteria Yunovilsa Patra, angkat bicara.

Masteria menjelaskan bahwa jahe merah dengan nama latin Zingiber officinale ver. rubrum memang merupakan salah satu jenis unggul tanaman rimpang jahe yang ada di Indonesia.

Jenis ini merupakan varietas unggul karena memiliki kandungan senyawa aktif yang lebih tinggi dibandingkan varietas jahe lainnya. Sehingga jahe merah banyak digunakan sebagai bahan baku obat-obatan tradisional.

Di tengah merebaknya persebaran virus corona penyebab Covid-19 di Indonesia saat ini, beredar informasi terkait khasiat jahe merah yang disebut dapat menyembuhkan penderitanya.

“Sampai saat ini belum ada bukti yang melaporkan penggunaan jahe merah sebagai antivirus, khususnya virus corona SARS-CoV-2,” kata Masteria dalam keterangan tertulisnya.

Jahe merah memiliki manfaat sebagai immunomodulator, untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia. Daya tahan tubuh atau sistem imunitas selalu disebutkan sebagai hal yang paling mendasar dan penting bagi tubuh seseorang dalam melawan semua jenis organisme jahat yang mencoba masuk ke dalam tubuh, salah satunya virus SARS-CoV-2. Telah disebutkan oleh para ahli dan tenaga medis bahwa pasien yang sembuh dari Covid-19 ini adalah mereka yang memiliki imunitas atau kekebalan tubuh yang baik.

Redaksi
Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: