BatamHeadline

Inilah Riwayat Perjalanan Almarhum Judy Risdianto

sempat rapat di Kantor Kementerian Perhubungan

BATAMINFO — Sebelum menghembuskan nafas terakhir, karena positif Covid-19, Judy Risdianto, bos salah satu perusahaan di Batam, melakukan perjalanan ke sejumlah kota di Indonesia.

Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam, Amsakar Achmad menjelaskan, pasien terbaru ini adalah seorang laki-laki berusia 47 tahun.

Dia melakukan perjalan mulai 9 Maret 2020 lalu dengan pesawat udara pergi ke Jakarta. Selasa pagi, 10 Maret 2020, hadir acara pembangunan kapal di Tanjungpriok, Jakarta.

Setelah itu pergi ke perusahaan pembuatan kapal lainnya. Sempat melakukan pertemuan tertutup hingga sore.

Pergi ke Menara Pancoran jakarta. Lalu kembali ke hotel Bidaraka tempat menginap..

Setelah itu keesokan harinya, sempat rapat di Kantor Kementerian Perhubungan.

Dan pergi ke Pluit SCBD. Dan menggelar rapat pada 13.30 WIB hingga 15.00 WIB. Setelah itu makan dan kembali ke kantor 17.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Setelah dari kantor, ia sempat kembali ke hotel. 

Kemudian pada 12 Maret pulang ke Batam. Tiba di Batam 11.00 WIB. Tiba di rumah sempat memperbaiki plafon kamar mandi di lantai dasar rumah yang terkena bocoran air.

Saat itu sempat menghirup udara yang pengap dan berbau. Kemudian pada hari Jumat 13 Maret 2020 sakit mulai terasa. Pada 14 Maret 2020 badan demam.

Kemudian pada malam hari, ia sempat minum obat penurun demam. Dan tidur hingga pagi hari. Bangun badan ringan, beraktitivas sepeda.

Setelah itu, Senin pagi 16 Maret, kembali demam. Meriang. Pasien berangkat ke rumah sakit. Sehari setelahnya terasa lagi sakit dan pergi ke rumah sakit. Masuk UGD.

Tindakan diagnostik. Rontgen. Kemudian diizinkan pulang.

Kemudian pada Rabu 18 Maret dilarikan kembali ke rumah sakit. Masuk ruang isolasi. Diambil sampel lab. Diperiksa.

Gejala yang timbul pneumonia. Pasien saat ini dalam pengawasan COVID-19. Senin 23 Maret, dapat hasil positif dari Kementerian Kesehatan RI. Kesimpulan, terkonfirmasi positif. saat ini sedang dilakukan proses kontak terhadap semua orang yang berkontak langsung dengan pasien.

Riwayat perjalanan korban dibacakan oleh Wakil Walikota Batam saat konfrensi pers pertama kali korban dinyatakan positif terserang corona.

Sumber : batamclick

Redaksi
Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: