BatamHeadline

Walikota Batam Imbau Masyarakat untuk Tetap di Rumah

untuk memutus mata rantai Covid-19

Walikota Batam, Rudi memberi keterangan pers

BATAMINFO — Di tengah pandemi Covid-19, banyak masyarakat yang bahu-membahu membantu sesama. Sayangnya masih saja ada segelintir orang yang kurang peka dengan melanggar arahan pemerintah.

Hal inilah yang ditertibkan tim Patroli gabungan pada Sabtu (28/3) malam. Seperti arahan Surat Edaran Wali Kota Batam terkait upaya pencegahan penularan corona virus disease (Covid-19).

Adapun lokasi pemantauan yang dipimpin Kabid Trantibum Satpol PP Kota Batam ini adalah wilayah Lubukbaja. Patroli dimulai dengan apel pasukan di Kantor Walikota Batam.

Kemudian iring-iringan kendaraan patroli dari berbagai satuan bergerak sekitar pukul 20.30 WIB.

Rute yang dilalui yaitu Kantor Walikota Batam menuju Palm Spring. Kemudian putar balik ke Simpang BNI Sei Panas. Selanjutnya belok kiri ke arah Patung Kuda Sei Panas dan Underpass Pelita.

Rombongan patroli kemudian belok kiri menuju Simpang Indomobil. Lanjut ke arah BCS Mall sampai ke Pasar Penuin. Kemudian ke Nagoya Food Court, depan Newton, Lucky Plaza, simpang Planet Hotel, sampai Pasar Induk Jodoh.

Rute selanjutnya adalah Pasar Angkasa, Hotel Utama Baloi, kembali ke Penuin, simpang Apartemen Harmoni, kembali ke simpang Indomobil.

Dilanjut lagi ke Seraya Atas, Bengkong Harapan, Bengkong Indah II, ke Simpang Patung Kuda. Kemudian Vihara Maitreya Wira dan kembali ke titik awal Kantor Walikota Batam.

“Tim patroli ini meliputi personel PM, Marinir, Raider, Kodim, Satlantas Polresta, Sat Sabhara Polresta, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” kata Kabid Trantibum Satpol PP, Imam Tohari.

Hasil patroli ini dijumpai kafe kawasan Palm Spring sudah tutup. Sementara warung Aceh underpass Pelita ditemukan warga yang cukup ramai. Pengunjung diimbau untuk langsung meninggalkan lokasi dan pulang ke rumah masing-masing.

Pengunjung ramai juga ditemukan di food court A2 Penuin. Imbauan serupa disampaikan kepada para pengunjung tempat makan ini.

Misal di Nagoya food court juga padat pengunjung dan di depan Newton Nagoya, depan Lucky Plaza, depan BCA Jodoh, Marina Business Centre Nagoya, depan Hotel Utama Nagoya, Cabuci Seraya Atas, Bengkong Harapan, Bengkong Indah II, dan di depan pos Damkar Seipanas.

“Cukup banyak warga yang sedang makan di warung pinggir jalan. Restoran Tre Cipolle juga ramai pengunjung. Tindakan tim sama, mengimbau warga agar segera pulang,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut tim juga memohon dukungan warga untuk tetap berada di rumah dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pemerintah tidak melarang warga membeli makanan dan minuman di tempat makan. Namun dianjurkan untuk tidak makan di tempat. Melainkan dibawa pulang ke rumah. Agar meminimalisir kontak antar individu dan mencegah orang untuk berkerumun atau berkumpul.

Sumber : media center pemko batam

Redaksi
Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: